Sofyan Hambali. Pendiri WSDK

LATAR BELAKANG

Women Self Defense Kopo-ryu

WSDK (Women Self Defense Kopo-ryu) adalah bela diri khusus perempuan yang sifatnya praktis. Diciptakan oleh H. Sofyan Hambally yang merupakan seorang praktisi beladiri penyandang sabuk DAN VI Karate International (WKKO) dan tingkatan DAN VI Ju-Jitsu (WJJKO)

Mengenal beladiri dari sang ayah, Mayor (alm) H. Anang Alibasyah dan mendapat gemblengan langsung dari pembawa aliran beladiri Kushin Ryu di Indonesia Horyu Matsuzaki. Sofyan remaja menjadi anggota Pasus (Pasukan Khusus) yang berlatih setiap hari di jalan Emong No 11 Bandung, pada tahun 1966.

Dalam karier kepelatihan, Sofyan dikenal sebagai pelatih bertangan dingin. Berbekal pengalaman dan gemblengan langsung Matsuzaki dan sang ayah, Sofyan mampu menghasilkan atlet-atlet tangguh yang berhasil menancapkan namanya di tingkat nasional hingga dunia.

Dari tangannya telah lahir atlet-atlet nasional, seperti Aat Tezamahlia, (Tim PON Jawa Barat 1993), Mayor (AL) Siti Mulyaningrum atau lebih dikenal dengan nama Inge (Tim Indonesia di Kejuaran Ladies Cup di Jepang 1994), Eko Hendrawan (Juara Best Of The Best Piala Rudini 1994 – Sekarang Piala Mendagri), Dang Alan (Tim Indonesia ASEAN Games), Arifin Alif (Juara I kata perorangan Putra di 1st Asia Goju ryu Karate-do Open Championship, 15-16 juli 2006 di Ipoh, Perak, Malaysia, Mn Alif (atlet nasional), Firman Monardi (Juara II KASAD), Lia Nurlianty, yang pernah mencatatkan dirinya sebagai Juara 3 dunia Kelas Kumite di Kejuaraan Karate di Manila, Filipina tahun 1997 dan Juara 3 kejuaraan Ju-Jitsu untuk kelas Show System di ajang Asian Beach Games (ABG) 2014.

Sebagai guru, Sofyan kini lebih banyak memfokuskan diri untuk menyebarkan ilmu beladiri demi kemaslahatan orang banyak. Hal tersebut dibuktikannya, dengan memberikan Pelatihan Beladiri Praktis kepada Perempuan lewat “Kelas Berbagi” . Menurutnya, kegiatan ini menjadi semacam bentuk pertanggungjawaban atas ilmu yang telah diberikan Sang Khalik.

TIM COACH WSDK

Terdiri dari para coach berpengalaman

Eko Hendrawan
adalah salah satu pendiri sekaligus Head Coach WSDK . Merupakan atlet nasional dan menjuarai berbagai pertandingan di dalam negeri maupun luar negeri. Prestasi terakhirnya adalah sebagai Juara 3 se-Asia Jujitsu di Asian Beach Games 2014. Penulis buku WSDK: 10 Jurus Jitu Women Self Defense.
Anis Badjri
adalah seorang aktivis beladiri di Karate dan Jujitsu dengan sederet prestasinya di kancah Nasional dan Internasional. Merupakan pelatih beladiri di Kodam III Siliwangi dan pelatih atlit karate Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Bandung Barat.
Firman Monardi
merupakan salah satu atlet beladiri karate dan Jujitsu. Pernah menjuarai kejuaraan karate tingkat nasional. Terakhir, ia membawa tim karate Kabupaten Bandung Barat menjadi juara umum pada Porda 2014.
Shinta Ratna Sari
mempunyai background beladiri Karate dengan prestasi terakhir yaitu Best Female Black Belt Dan-1 pada tahun 1991.
Lia Nurlianty
Memiliki sederet prestasi di bidang beladiri Karate maupun Jujitsu baik di tingkat nasional maupun international, diantaranya : Juara 3 Sea Games, Juara 3 Kejuaraan Karate Tingkat Dunia pada tahun 1997 di Manila dan Juara 3 Asia Jujitsu di Asian Beach Games 2014